TAPUT-BERITAGAMBAR :
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si di didampingi Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, Pj. Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Ir. David Sipahutar dan Forkopimda Tapanuli Utara membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 tingkat Kabupaten. Kegiatan berlangsung di Sopo Partungkoan Tarutung, Senin (24/03/2025).
Turut hadir Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Dr. Agustinus Panjaitan S.Sit, MT, dan para Narasumber dari Provinsi Sumatera Utara.
Pada sambutannya, Bupati Tapanuli Utara, JTP Hutabarat mengatakan bahwa Musrenbang ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk bersama-sama melakukan sinkronisasi dan sinergisitas rancangan RKPD Tahun 2026 Kabupaten Tapanuli Utara.
Selanjutnya Bupati Taput menyampaikan poin penting untuk menjadi perhatian seluruh perangkat daerah yaitu : Pertama sinkronisasi program prioritas. Dalam hal ini, perangkat daerah harus menyelaraskan program dan kegiatan agar efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai visi misi Bupati. Pemkab Taput juga harus memastikan program yang direncanakan memberi dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi dalam pelayanan publik.
Kedua optimalisasi anggaran dan sumber daya. Untuk itu, setiap perangkat daerah harus mampu mengelola anggaran dan sumber dayanya secara transparan, akuntabel, berorientasi hasil serta berbasis kebutuhan nyata di masyarakat.
Ketiga, kolaborasi dan sinergi. Tidak ada satu pun perangkat daerah yang bisa bekerja sendiri. Sinergi dan koordinasi antar-perangkat daerah menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan” jelas Bupati Taput.
Selanjutnya, inovasi dan digitalisasi layanan publik. Era digital menuntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terakhir, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan harus memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan dan dinamika pembangunan yang semakin kompleks. Mari kita ciptakan solusi-solusi yang inovatif terutama ditengah keterbatasan anggaran yang kita miliki, mari membangun jejaring dengan stakeholder yang ada, baik dilingkungan kabupaten tapanuli utara, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat” tegas Bupati Taput.
Menutup arahannya JTP Hutabarat mengatakan “Sebelum mengakhir arahan ini saya sampaikan spirit buat kita semua “‘bangsa yang ingin maju adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan, sinergi menjadi keharusan”, Mari kita bersama-sama dan bersinergi untuk memajukan Tapanuli Utara yang kita cintai” .
Dikesempatan sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Dr. Agustinus Panjaitan S.Sit, MT menyampaikan pidato Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution.
“terwujudnya kolaborasi Sumut berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju dan berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri, tetapi diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, perguruan tinggi dan masyarakat. Kemitraan strategis inilah yang akan dijalankan kedepan melalui kerjasama perencanaan yang diimplementasikan melalui berbagai kegiatan strategis daerah provinsi sumatera utara.
Saya yakin dan percaya bahwa Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara periode 2025-2030 dengan berbagai kebijakannya mampu mewujudkan arahan Presiden Republik Indonesia, bapak Prabowo Subianto, yaitu: 1. Harus bisa menciptakan lapangan kerja; 2. Harus bisa memberi terobosan teknologi. 3. Harus mengarah kepada swasembada pangan dan energi. 4. Harus meningkatkan produktivitas dan produktivitas harus bisa diukur” ujarnya.
Pada akhir acara di lanjutkan dengan pemaparan materi yang di moderatori oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Marihot Simanjuntak dengan narasumber dari Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provsu, dinas kebudayaan pariwisata dan ekonomi kreatif Provsu, Dinas Provsu, Dinas Koperasi Ukm Provsu dan Kepala BPS Kab. Taput, kemudian di tutup dengan diskusi tanya jawab.